Pages

Subscribe:

Labels

Menikah Banyak Manfaat Kesehatannya Buat Pria

Manusia Aneh di Dunia
Di dunia ini banyak kejadian aneh, Juga ada manusia manusia Aneh. Dibawah ini adalah gamba / foto manusia- manusia aneh didunia. Mereka adalah
CARA Beternak Sapi Tanpa Rumput
Memadukan antara tanaman dan ternak menjadi model pertanian. Konsep terpadu (integrated system) tadi banyak menggunakan jenis komoditinya,
Menikah Banyak Manfaat Kesehatannya Buat Pria
(Foto: thinkstock) Jakarta, Bukan rahasia lagi jika banyak pria takut untuk berkomitmen atau menikah karena khawatir akan mengekang kebeb.
Foto Pre Wedding Hesti Purwadinata dan Edo Borne (must be see)
Foto Pre Wedding Hesti Purwadinata dan Edo Borne Jakarta, Kasakusuk.com Akhirnya pasangan kekasih presenter

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bukan rahasia lagi jika banyak pria takut untuk berkomitmen atau menikah karena khawatir akan mengekang kebebasannya. Tapi ternyata menikah itu banyak memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan pria.

Penelitian mengenai hubungan antara penikahan dan kesehatan pria sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun 1858 yang dilakukan oleh William Farr, ahli epidemiologi Inggris.

Pernikahan dan manfaatnya terhadap kesehatan laki-laki sangat berhubungan erat dan tidak perlu diragukan lagi. Dengan menikah akan membuat kadar hormon stres kortisol pria berkurang sehingga mengurangi kemungkinan terkena penyakit kronis dan membuat seseorang hidup sehat lebih lama.

Hormon kortisol bisa mempercepat pembentukan plak arteri yang nantinya mengarah pada penyakit aterosklerosis dan jantung. Selain itu stres juga terkait dengan beragam masalah kesehatan yang mempromosikan peradangan dan bisa memicu penyakit autoimun.

Sebuah studi pernah dilakukan tahun 1996 dengan judul Marital Status and Mortality: The Role of Health mengenai hubungan antara menikah dan kesehatan laki-laki.

Disebutkankan laki-laki menikah berusia 50-70 tahun memiliki tingkat kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak menikah.

Hal in karena laki-laki yang sudah menikah cenderung lebih sedikit terlibat dalam perilaku berisiko seperti mengonsumsi alkohol dan juga tidak merawat diri. Selain itu jika ia sudah memiliki anak akan lebih jauh berperilaku sehat.

"Meskipun pernikahan bisa membuat seseorang sangat stres, tapi akan lebih mudah bagi orang tersebut untuk menangani kondisi stres di dalam kehidupannya," ujar Dario Maestripieri, profesor dari Comparative Human Development di University of Chicago, seperti dikutip dari Askmen, Jumat (29/10/2010).

Berdasarkan penelitian diketahui menikah berpotensi mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan seseorang seperti kecenderungan mengambil risiko, fungsi psikomotor dan koordinasi serta kinerja kognitifnya.

Temuan lain dari Dr Fhionna Moore, seorang psikolog dari Abertay University menemukan bahwa seorang laki-laki yang memilki kadar kortisol rendah akan membuat laki-laki menjadi lebih menarik bagi perempuan. Selain itu pernikahan juga bisa meningkatkan perasaan harga diri, kepercayaan diri, mengurangi kecemasan dan depresi.